Inilah Bedanya antara Religius dan Spiritual

Jakarta (KemangKebayoran)  - Fenomena yang terjadi di negara kita tercinta akhir-akhir ini, sungguh sangat memprihatinkan . Bangsa kita dikenal sebagai bangsa yang religius, banyak orang yang taat beragama, tempat ibadah ada di mana-mana. Namun ternyata kejahatan, korupsi dan fitnah terus terjadi, bahkan makin merajalela. 

Hal ini menunjukkan, bahwa kita hanya mampu membawa perbedaan, antara yang beragama dengan yang tidak beragama serta masih terpaku pada religiusitas dan bukan spiritualitas.

Orang yang *Religius*, adalah orang yang agamis, rajin ibadah, terkadang dari penampilannya terlihat atau sengaja diperlihatkan simbol-simbol agama..

Sementara *Spiritualis*, adalah orang yang baik, bukan hanya dalam menjalankan perintah agama saja, atau di tempat ibadah saja, tetapi ia baik di manapun ia berada..

Ada 5 *perbedaan antara orang yang Religius dengan yang Spiritual*:

*1. Orang Religius*, adalah orang yang percaya, bahwa Tuhan itu *ada*. 

Sedangkan orang *Spiritual*, adalah orang yang percaya, bahwa Tuhan itu *hadir*. 

Orang berani melakukan perbuatan tidak baik, karena ia berpikir Tuhan hanya ada, tetapi tidak hadir. Sedangkan orang spiritual senantiasa berpikir, bahwa Tuhan selalu hadir di manapun ia berada. 

*2. Orang Religius*, adalah orang yang merasa paling suci dan paling benar. 

*Orang Spiritual*, adalah orang yang melihat semua orang setara, semua punya kelebihan dan kekurangan.

*3. Orang Religius*, adalah orang yang mudah mencari perbedaan, selalu melihat perbedaan, dan sensitif dengan perbedaan. 

*Orang Spiritual*, adalah orang yang mudah mencari persamaan, selalu melihat persamaan dan mau menerima perbedaan.

*4. Orang Religius*, adalah orang yang hanya mementingkan simbol-simbol agama dan ritual agama saja. 

*Orang Spiritual*, adalah orang yang menyembunyikan ibadahnya dari orang lain, dan mempraktekkan keagamaannya di manapun dan kapanpun.

*5. Orang Religius*, adalah orang yang baik dalam urusan ibadah saja. 

*Orang Spiritual*, adalah orang yang baik dalam semua urusan, karena menganggap semua urusan, adalah ibadah.

Jadilah pribadi yang terbaik.

Sumber : Sate Jawa
Forto : Istimewa