Langkah ke 8 Sapto Satrio Mulyo Makan Jambu sampai Kenyang, Bayar cuma Sekali - Teras Kemang

Bersama Membangun Kabupaten Bogor

Berbasis Kearifan Lokal

#PolitikTanpaMahar

Makan Jambu sampai Kenyang, Bayar cuma Sekali

Jambu Biji dengan Daging yang Empuk
Klapanunggal (Kemang) - Kecamatan Kemang akan memiliki Destinasi Wisata Agro yang Unik. Masyarakat Kampung Bojong Kidul, Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor ini, masih menerapkan Kearifan Lokal yang kental.

Awak Media berkesempatan menemui pak H. Suria bin Uki, seorang tokoh masyarakat, yang belakangan kami baru tahu bahwa beliau juga adalah seorang Ketua RW setempat.

Awalnya memang kami hanya bicara-bicara mengenai penanggulangan sampah di wilayah tersebut, yang ternyata, beliau memiliki gagasan yang sangat berkearifan lokal. Sebenarnya, ide Wisata Agro muncul setelah penangan sampah sudah mulai berjalan dengan baik, hingga mendapatkan penghargaan dari Kementrian Likungan Hidup dan Kehutanan, sebagai Kampung Ramah Lingkungan.

Ternyata pak H. Suria juga dibantu oleh pak Jupri, pak Siswanto, dan juga para Sesepuh,  yang giat mensosialisasikan rencana-rencana pembangunan di Kampung Bojong Kidul.

Tak sabar mendengar mengenai penghargaan tersebut, maka kami ingin mencoba mencoba keramahan lingkungan tersebut, yang tidak saja lingkungannya, ternyata masyarakatnya pun ramah, dan saling bergotong-royong, sehingga betah kami berkeliling Kampung Bojong Kidul tersebut.

Pohon-pohon jambunya pun sudah tumbuh lebat di beberapa wilayah Kampung, sehingga cita-cita masyarakat setempat untuk membuat Wisata Agro, tinggal menunggu realisasinya saja.

Setelah lama berbincang dan berkeliling Kampung menyapa warga setempat, kami pun kembali dibawakan oleh-oleh Jambu yang ma' nyus rasanya. Karena selain bijinya sedikit dan kecil-kecil, dagingnya pun lebih empuk dari Jambu pada umumnya. (SSM & AP)
)

Selanjutnya
Artikel sering Dibaca.
Sebelumnya
Posting Lama
Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal

Sebuah pola kehidupan peninggalan Leluhur kita yang banyak dilupakan. Sejatinya, Kearifan Lokal tidak bertolak belakang dengan Modernisasi, tetapi justru sebagai rel atau pijakan kemana arah Bangsa ini akan berlabuh dengan Sehat

Kemang yang ber-Kearifan Lokal, pasti lebih maju, Sejahtera Aman Tentram

Bogor Sehat (Sejahtera, Aman dan Tentram)